Dark Love – End

dark-love (1)

Author: Flowssi 

Genre: Fantasy, Horor, Romance, Friendship

Cast: Im Yoona – Xi Luhan – Park Chanyeol – Jessica Jung – Wu Yifan

and Other cast

Ranting: PG 13+

Tittle: Dark Love

Saat aku mengucapkan sesuatu kau langsung hilang begitu saja saat bulan purnama – Im Yoona

DONT BE SILENT READERS

HAPPY READING~^^!

Keempat yeoja itu sangat ketakutan melihat jalan yang berlumuran darah dan banyak sekali, wolf ataupun vampire tersungkur dengan keadaan yang mengenaskan, sangat mengenaskan. Bahkan Jessica menahan untuk muntah karena ia tak tahan melihat keadaan wolf dan vampire itu.

“Ini benar-benar….” Sunny bahkan tak bisa melanjutkan perkataan nya yang melihat keadaan sangat buruk seperti ini. Tiba-tiba mereka-keempat sekawan itu berhenti melihat dua orang di depan mereka.

“Jessica Eonni.”

“Yoona, eonni.”

“ANDWEE!!!!!”

Yoona dan Jessica membuka mulut mereka, mata mereka pun membulat sempurna. Tak jauh berbeda dari Jessica dan Yoona, Sunny dan Taeyeon pun melakukan hal yang sama saat melihat kedua orang di depan mereka dengan tinggi yang sama seperti mereka-taeyeon sunny- dan memakai baju ketat berwarna hitam.

“Gaeul-a.” Jessica memajukan satu langkah nya, mendekati orang yang tadi dipanggil nya. Sedangkan yeoja yang berada di depan nya menatap nya dengan senyuman menawan, Bahkan namja-namja sekalipun akan terbuai dengan senyuman yeoja itu. Jessica memegang pundak yeoja di depan nya yeoja yang mirip dengan adik kandung nya sendiri. “K-kau Gaeul?”

Yeoja itu mengangguk dan kali ini dengan senyum yang angkuh, iris mata nya yang tadi berwarna coklat teduh berubah jadi perak ke-emasan yang terkesan dingin dan sempurna. Jessica meneguk saliva nya kuat-kuat, dia menggeleng pelan saat mengetahui kenyataan yang sebenarnya. “T-tidak mungkin, ka..kau bukan Gaeul-ku.”

“Eonni.. ini aku, Gaeul-disisi yang baik.” Jessica menyeritkan alis nya saat mendengar pernyataan yang diucapkan oleh Gaeul. Gaeul kemudian memeluk Jessica dan membuat yeoja itu-Jessica kaget dengan perlakuan adiknya. “Gaeul yang ada di rumah eonni adalah Gaeul yang mempunyai sifat dingin. Sedangkan aku adalah Gaeul dengan sifat baik. Tubuh kita memiliki dua roh eonni.”

Jessica mengeratkan pelukan nya. Akhirnya adik nya kembali dengan suara lembut dan sifat baik nya. Di lain itu, Yoona masih terdiam menatap yeoja yang hanya berbeda tinggi nya dengan nya, pakaian nya pun tak jauh berbeda dari Gaeul. “Yoona eonni.” Yoona terdiam lagi.

“Hana…” Yeoja itu tersenyum saat mendengar Yoona memanggil namanya. Kemudian yeoja itu merengkuh tubuh yang masih terdiam itu. “Eonni, ini aku. Im hana, adik mu, masih ingatkah?”

“B-bagaimana b-bisa?” Yoona masih belum membalas pelukan sang adik kepadanya. Dia masih belum bisa menerima kenyataan yang sekarang ia alami.

“Eonni-a, aku… sudah menjadi… vampire….” Yoona langsung melepaskan pelukan nya lalu mendorong pelan tubuh Hana. Yoona menatap mata Hana yang sudah berubah. Dia menggeleng kuat lalu menggigit bibirnya. “Hana, katakan padaku bahwa ini hanya omong kosong!”

“Anio eonni.” Yoona menghelang napas. Sudah cukup ia terjebak dalam kehidupan lima namja itu, tolong jangan tambahkan kenyataan pahit ini. Dia benar-benar lelah akan rintangan yang diberikan untuk nya.

….

Luhan merasakan cakaran yang dalam merasuki anggota tubuh nya.  Dia mengerang hebat lalu menggenggam kuat tangan yang berhasil membuat cakaran di salah satu anggota tubuh nya. Mata nya pun juga berubah menjadi kilatan berwarna merah kelam.

“Bodoh kau, xi luhan.” Tawa Chanyeol yang angkuh itu memenuhi pendengaran luhan, untuk sesaat namja itu bingung dengan tawa Chanyeol. Ia melonggarkan sedikit cengkraman di tangan chanyeol lalu melihat sekeliling. Ia menelan saliva nya kuat-kuat, saat melihat pemandangan yang begitu menyedihkan. Sehun, Kai, Tao, Kris terlihat kelawahan menghadapi para vampire itu.

Namun senyum Luhan mengembang saat melihat sekelebat cahaya hitam di tambah dengan kilatan petir. Dia tau siapa yang akan datang dengan cara seperti itu. Ya, sunbae nya yang telah membuat dia tinggal disini dan dia tau sunbae nya bisa mengalahkan mereka, walaupun tidak semua.

“Chanyeol, you lose.” Senyuman Luhan lalu berlari menjauh dari Chanyeol. Sebenarnya, ini adalah jebakan nya, dan sesuai yang ia pikirkan, chanyeol mengejarnya dengan kekuatan penuh. Satu yang ia tau: Chanyeol adalah vampire yang bodoh.

Luhan lalu memanjat pohon secepat yang ia bisa. Chanyeol pun juga berada di belakang luhan, cara memanjat nya pun tak kalah cepat dengan Luhan. Di pohon yang menjulang tinggi itu terdapat banyak bekas cakar-cakaran kuku para wolf dan vampire.

Tanpa Luhan sadari, ia menjatuhkan sebuah barang. Barang yang bisa dibilang sangat spesial-untuknya. Tapi, karena yang namanya juga dalam situasi seperti ini, mana mungkin dia memikirkan barang yang jatuh itu.

Luhan kemudian memutar balik tubuh nya lalu menendang tepat di bagian dada chanyeol-tempat sensitif para vampire. Chanyeol kemudian langsung terjungkal jauh, kira-kira sekitar 3 kilometer. Luhan kemudian tersenyum dan berlari mendekati Chanyeol.

“Tolong, bisakah kalian hentikan ini?” Luhan dan Chanyeol mengalihkan pandangan terhadap lima yeoja berbaju hitam ketat. Mereka berdua langsung terkejut melihat siapa yang berbicara dengan mereka.

…..

“Hana, beritaukan padaku bahwa kau bercanda! tolong beritaukan padaku!” bentak Yoona sambil memegang kedua pundak adiknya-hana. Namun yeoja yang di bentak itu hanya menarik bibirnya kemudian menggeleng pelan.

“Eonni-ya, aku benar-benar vampire.” Yoona langsung memundurkan beberapa langkah hingga menabrak Taeyeon. Taeyeon kemudian memegang pundak Yoona yang tampak gemetar.

“Sabar, yoong.” Bisik Taeyeon sambil mengelus punggung Yoona. Yoona masih terdiam, sedangkan Jessica, dia menatap adik nya nanar kemudian memeluk adiknya erat.

“Gaeul-a, apa kau juga?………”

Walaupun Jessica belum menyelesaikan omongan nya, Gaeul mengangguk, ia tau bahwa eonni nya-jessica menanyakan apakah keadaan nya sama seperti adik Yoona-sebagai vampire.

 Jessica tersenyum getir, kenapa harus roh adik nya yang baik yang menjadi vampire? bukan nya roh adiknya yang jahat saja yang jadi vampire. Seperti tau apa yang dipikirkan Jessica, Sunny menepuk pundak jessica sambil tersenyum miris.

“Kalian berlarilah! para vampire dan para serigala akan menuju kesini! berlari ke arah utara! dan jangan pernah berlari ke arah selatan!” Seru Hana saat ia mencium bau kedatangan para vampire dan serigala walau jarak mereka lebih dari 20 KM.

Setelah mendengar perintah dari Hana. Yoona, Jessica, sunny dan Taeyeon langsung berlari tanpa mengundur waktu. Namun sebelum berlari, Jessica melirik ke arah adiknya dan menatap-nya sendu. Hana pun hanya tersenyum manis lalu mengangguk, kemudian dia melambaikan tangan ke arah Jessica.

Jessica ikut tersenyum lalu berlari menyusul teman-teman nya yang sudah berada jauh di depannya. Mereka bertiga berlari sekuat yang mereka bisa, namun keempatnya berhenti saat melihat rumah kecil yang terbuat dari kayu. Mereka berempat saling menatap.

“Apa kita harus masuk rumah itu?” Tanya Sunny sambil menatap mereka yang sedang mengatur nafas-karena berlari terlalu cepat. Jessica menggeleng pelan lalu melangkah mundur sedikit.

“SHI-REO! rumah ini mengerikan, kalian tidak lihat sudah banyak debu?” Tanya Jessica sambil menunjuk debu-debu yang berkeliaran di tempat itu. Taeyeon sontak menatap Jessica tajam. Memang tempat itu banyak debu dan sarang laba-laba.

Tapi apakah mereka lalu berlari semakin jauh dan semakin jauh? Bukan kah lambat laun mereka akan ditemukan?

“Sica-ya! setidaknya kita bisa bersembunyi untuk sementara dan beristirahat disini.” Sahut Taeyeon sambil memegang bahu Jessica. Sunny dan Yoona pun ikut mengangguk menanggapi omongan Taeyeon.

Jessica menyerah, dia pun hanya mengangguk pasrah. Kemudian mereka ber-empat berjalan beriringan memasuki rumah kecil itu. Namun, tanpa mereka duga, isi dari rumah itu adalah barang-barang yang sangat berharga, seperti berpuluh-puluh gucci yang masih bersih dan tertata rapi.

Namun, bukan barang-barang mahal lah yang membuat Yoona terdiam, melainkan, satu buku tebal yang membuatnya tak bergerak. Sunny, Taeyeon dan Jessica pun masih mengguman tak jelas karena saking kaget atas apa yang mereka lihat.

Yoona membuka buku itu. Selembar telah terbuka, dia menemukan tulisan-tulisan aneh yang membuat Yoona bingung. Dia kemudian menutup buku itu dengan acuh, saat ia berbalik ingin menghampiri teman-teman nya. Buku itu terbuka dengan sendirinya.

Sontak, Yoona langsung merinding dan berusaha menatap kebelakang, Dengan nafas yang sedikit terengah-engah, ia pun menghadap kebelakang. Dengan cepat, buku itu langsung terbuka di bagian ttengah dan mengeluarkan cahaya yang sangat terang. Yoona menyipitkan matanya, begitupun juga yang dilakukan oleh kita teman nya.

“Hanya kaulah, yang mampu, menghentikan kutukan para serigala dan para vampire itu.”

Saat suara samar-samar yang terdengar oleh yoona sudah-selesai-Cahanya itu kemudian meredup. Yoona, Taeyeon, Sunny dan Jessica langsung saling bertatapan, mereka bereempat kemudian mendekat ke arah buku itu.

“Kalian tadi dengar suara yang begitu lantang itu?” Tanya Sunny dan menimbulan anggukan kaku dari Taeyeon, Jessica, Yoona.

“Aneh, aku dapat mendengar suara itu dengan jelas, namun aku bingung, suara itu menunjukan untuk siapa dan… apa maksud dari kutukan itu?” Tanya Taeyeon sambil melihat kesekeliling, siapa tau dia menemukan sesuatu yang dapat memecahkan masalah ini.

Pandangan Taeyeon berhenti pada suatu gambar yang terbentuk jelas di dinding rumah itu. Kemudian, pandangan Yoona, Sunny dan Jessica pun ikut terarah pada gambar itu.

Mereka ber-empat kemudian mendekat pada gambar itu, terdapat empat gambar disitu. Gambar pertama terlihat seperti banyak orang yang sedang bergembira disana-sini, layaknya merayakan sebuah pesta.

Gambar kedua, di paling pojok gambar kedua itu, terdapat seseorang yang berdiri dengan mengangkat tangan nya-terlihat seperti orang yang kejam, dan disitu dia seperti mengucapkan sebuah mantra.

Di gambar ketiga, semua orang yang disitu terlelap, dan terdapat gambar bulan sabit di pojok kiri atas, Dan orang yang tadi mengangkat tangan nya sepertinya telah menghilang dari gambar itu.

Dan pada gambar yang terakhir, hanyalah ada gambar seorang manusia tetapi dia terlihat seperti anjing atau mungkin-serigala? dan tepat di pantat manusia itu terdapat ekor yang tebal. Di samping gambar itu tertulis,

“Cinta dan kebahagiaan lenyap akan kutukan yang menakutkan.”

Mereka berempat tak ada yang mengerti arti dari gambar itu, sama sekali tidak mengerti. Kemudian mereka berempat sama-sama menerka apa arti yang terdapat dalam gambar itu.

“Apa mungkin….” Guman taeyeon yang menggantungkan kalimatnya, yang membuat perhatian ketiga kawan nya teralih padanya. Jessica, Yoona dan Sunny seperti menunggu kalimat selanjutnya yang akan diucapkan oleh Taeyeon.

“Menurutku, dalam gambar satu ini menceritakan, bahwa sedang ada pesta dan mereka semua menikmati pesta ini dengan gembira dan bahagia.”

“Di gambar kedua, bukan kah namja yang sedang mengangkat tangan nya itu terlihat seperti orang jahat? dan menurutku, dia juga sedang membaca mantra tanpa sepengetahuan orang-orang yang berada di dekat situ.”

“Di gambar ketiga, menurutku… jika namja itu mengucapkan mantra, berarti mantra nya mungkin berhasil karena semua orang yang terdapat dalam gambar itu seperti mayat yang tak terurus.”

“Dalam gambar terakhir, aku benar-benar tak mengerti. Ini sedikit sulit dijelaskan.” Ucap Taeyeon menunduk, dia juga sedang menerka-nerka apa yang dimaksud dalam gambar terkahir itu.

“Ah!” ucap Sunny sambil mengacungkan jarinya, pertanda dia-mungkin, mengerti apa yang dimaksud dengan gambar terakhir itu. “Apa sun? apa?”

Sepertinya Jessica tidak sabar dengan penjelasan yang akan diberi taukan oleh Sunny. Bahkan, Jessica sudah menarik-narik pelan baju Sunny, merasa risih, Sunny menyenggol lengan Jessica untuk berhenti melakukan hal kekanak-kanakan itu.

“Menurutku…..gambar terakhir itu…. apakah mereka di beri kutukan menjadi serigala?” Ucap dan sekaligus tanya Sunny kemudian menatap ketiga sahabatnya yang sedang membelakakan matanya.

“Jadi maksudmu, Luhan dan teman-teman nya adalah manusia yang dikutuk menjadi serigala?” Tanya Yoona masih belum benar-benar bisa mencerna apa yang telah dijelaskan oleh teman-teman nya.

Sunny mengedikan bahunya, dia masih belum yakin apa yang diketahuinya tentang gambar itu. Namun, sebenarnya pemikiran nya ada benarnya juga. Bukankah pada kata terakhir kutukan bisa melenyapkan cinta dan kebahagiaan?

“Berarti, mungkin memang benar! mereka semua terkena kutukan dan menjadi serigala maupun vampire, tapi kita harus bagaimana?” Tanya Jessica sambil mengembungkan pipinya. Ia menghela nafas kasar, pusing dengan gambar yang menurutnya seperti ujian sekolah ini.

“Kalian dengar tidak suara lantang tadi? bukan kah dia bilang salah satu dari kita bisa membunuh kutukan itu? tapi siapa?” Tanya Yoona sambil memijat keningnya, dia benar-benar kehabisan akal untuk memikirkan ujian berat yang datang kepadanya.

Namun, saat Yoona hendak berbicara, dia mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu dan membuat dia terdiam sesaat.

Flasback On

“Neomu Yeopo!” Seru seorang namja kecil-berumur 11 tahun- yang berpakaian layaknya pangeran, dia sedang memuji sahabatnya yang memakai pakaian ala putri-putri yang membuatnya menjadi seperti putri aslinya.

“Tapi, aku bingung deer, gaun itu, gaun princess siapa?” Tanya Namja kecil itu sambil meraba-raba gaun yang dipakai oleh sahabatnya. Sahabat nya mengerucutkan bibirnya, masa jaman sekarang tidak tau gaun dari princess mana yang ia pakai?!

“Princess aurora, aku menyukai princess itu karena princess aurora sangatlah cantik!” Puji yeoja itu kemudian dia memegang gaun nya dan juga ia memuji dirinya sendiri. -well, namanya anak kecil bukan?

“Memang cerita dari princess aurora bagus?” Tanya namja itu seperti sedikit-meremehkan, memang sih gaun nya indah, tapi dia belum mengetahui mengenai ‘princess aurora’ jadi, dia masih belum bisa benar-benar mengatakan bahwa princess aurora adalah princess yang indah.

“Bagus! dia dijuluki sleeping beauty, karena dia terkena kutukan semasa dia lahir pada saat itu. Kutukan nya adalah, dia akan tertidur selamanya, sampai seseorang bisa membunuh kutukan itu. Dan, seorang pangeran takjub melihat kecantikan nya, maka dari itu pangeran itu mencoba membangunkan princess aurora dengan segala cara.”

“Namun gagal, dan dia mencoba hal yang menjijikan! pangeran itu mencium princess aurora dan ternyata berhasil! princess aurora bangun dari tidurnya dan menemukan cinta sejatinya yaitu pangeran yang tadi membangunkan nya.” 

Namja itu kemudian takjub atas cerita yang dibawakan oleh sahabatnya. Sahabatnya membawakan cerita itu tanpa ada rasa gugup ataupun ada kesalahan kata. Mungkin memang benar, princess aurora cantik dan memiliki kisah yang menarik.

Flasback off

Yoona kemudian terdiam sesaat. Apa mungkin Lulu adalah Luhan? Yoona semakin yakin bahwa lulu adalah Luhan saat ia mengingat bahwa ia menemukan kalung yang sama dipakai oleh lulu-dan-dia-, di rumah Luhan.

Namun, sepertinya mereka berempat terlalu sibuk berpikir hingga tak sadar lima orang yeoja yang terlihat sempurna mendekati mereka. Lalu, satu yeoja yang berada ditengah diantara mereka-terlihat seperti yang mempinpin diantara mereka- menyuruh teman-teman nya membawa keempat yeoja yang masih belum sadar dari pemikiran mereka yang sudah jauh itu.

“Kita bawa keempat sampah ini ke mereka.” Ucap yeoja itu tadi sambil melihat keteman-teman nya. Teman-teman nya langsung mengehentakan kakinya dan membuat keempat yeoja itu segera sadar.

“Sudah kembali sadar bitch?” Tanya yeoja sempurna tadi yang sekarang memegang kedua tangan Jessica dengan erat. Jessica mengerang kesakitan, begitupun ketiga teman nya yang lain.

“Siapa kau? Lepaskan kami!” Teriak Taeyeon lantang. Jujur dia belum tau siapa mereka, dan sepertinya Taeyeon salah bicara karena tangan nya digenggam lebih erat.

“Just Shut Up!” Teriak yeoja yang memegang tangan Yoona. Yoona mengerang kesal karena yeoja itu berteriak tepat disebelah telinganya. Sedetik kemudian, mereka berlari membawa Yoona, Taeyeon, Jessica dan Sunny dengan kecepatan tinggi.

Mereka berhenti tepat di sebelah dua orang yang sedang sibuk berkelahi sampai tak menyadari keberadaan mereka. Kemudian yeoja yang tadi terlihat seperti pemimpin langsung maju satu langkah.

“Tolong bisakah kalian hentikan ini?” Sahut yeoja itu, kemudian Chanyeol dan Luhan langsung mengalihkan pandangan mereka dan membulatkan mata mereka.

Lalu, pandangan luhan teralih pada yeoja yang menatap nya dengan tatapan sendu. Yeoja itu terlihat benar-benar lemah, tidak jauh beda dengan ketiga teman nya.

“Yoona…” Guman Luhan pelan, namun masih bisa di dengar oleh Chanyeol. Chanyeol kemudian tersenyum smirk dan mendorong Luhan yang membuat Luhan tertabrak oleh pohon dan menjatuhkan pohon itu.

“Soojung-a, berikan yoona padaku.” Pinta Chanyeol sambil tersenyum manis kepada Soojung. Soojung kemudian menyeritkan alisnya lalu tersenyum sinis, mengetahui apa yang dibicarakan Chanyeol.

“Aku ingin saja memberikan, tapi apa yang kau berikan padaku jika aku memberikan yoona untukmu?” Tanya Soojung kemudian melihat Yoona yang hanya menggeleng.

“Two night with my brother, you need it?” Soojung tersenyum senang, Chanyeol memang tau apa yang selalu dia inginkan. Kemudian Soojung menyuruh temannya yang memegang tangan Yoona-Jiyoung, untuk melepaskan Yoona.

Jiyoung mendorong Yoona keras, Yoona menutup matanya, dia harus kuat akan tubuh nya yang menghantam sesuatu. Namun, sepertinya  perkiraan nya salah karena saat ia membuka matanya, Badan nya sudah di dekap oleh Chanyeol.

Jantung Chanyeol berdegup sangat kencang saat matanya bertemu dengan mata Yoona. Bahkan kali ini, Chanyeol mendekatkan wajah nya dengan wajah Yoona. Namun, bukan lah ciuman yang ia terima, melainkan hantaman keras dari Luhan.

“Don’t touch my girl, fck man!” Ucap Luhan yang melempar Yoona dari pelukan Chanyeol. Dia seperti itu karena tak akan rela, jika sampai Chanyeol dan Yoona berciuman, maka cinta mereka akan abadi. Selamanya.

Taeyeon, Sunny dan Jessica yang sudah terlepas dari genggaman yeoja-yeoja nakal itu langsung menghampiri Yoona. Yoona memegang tumit dan tangan nya yang berdarah. Sontak, bau darah itu mengundang perhatian banyak vampire.

Luhan dan Chanyeol mengalihkan pandangan ke arah para vampire yang menatap darah Yoona dengan penuh nafsu. Luhan langsung menendang vampire yang akan menghabisi yoona pada detik itu juga.

Luhan langsung merobek bajunya kemudian ia memberikan kepada Jessica. “Pasanglah itu dibagian luka Yoona, jika tidak, vampire akan terus berdatangan ke arahnya.” Pesan Luhan lalu dia kembali lagi melawan Chanyeol.

Yoona menutup matanya saat darah yang terus keluar menjadi berhenti karena diberi kain milik Luhan. Kemudian dia membuka mata saat Luhan terpental karena Chanyeol.

Dia melihat ke arah teman-teman nya yang menatapnya dengan tatapan sendu. Yoona tau pasti teman nya jauh lebih sedih dan takut ketimbang dirinya. Dia kemudian mendekat ke arah tiga sahabatnya.

“Kita harus melakukan sesuatu.” Usul nya dengan suara yang begitu serak. Ketiga yeoja itu saling bertatapan mendengar usulan dari teman-teman nya. Kemudian Sunny dan Taeyeon menghela napas secara bersamaan.

“Melakukan apa?” Tanya taeyeon, dia merasa sudah tak tau musti bagaimana lagi. Dia hanya ingin pulang dan beristirahat, berharap bahwa ini hanyalah mimpi ataupun imajinasi nya yang terlalu omong kosong.

“Tadi ada yang bilang bahwa salah satu dari kita bisa membunuh kutukan itu. Jika salah satu dari kita bisa membunuh kutukan itu, kita menyelamatkan banyak orang bukan?” Ucap Yoona kemudian tersenyum.

“Lalu, bagaimana kita tau siapa salah satu diantara kita yang bisa mematahkan kutukan itu?” tanya Sunny sambil menatap sekeliling mereka. Semua yang berada di sekeliling mereka sibuk untuk berperang, dan sepertinya mereka masih dijaga oleh Luhan-walaupun dia berkelahi dengan Chanyeol.

“Ya, dan…bagaimana cara kita untuk mematahkan kutukan itu?” Tanya Jessica menaggapi omongan Sunny. Taeyeon dan Sunny mengangguk menyetujui pertanyaan Jessica. Yoona menghela napas panjang.

“Cinta…Apakah kalian merasakan suatu perasaan saat berada di dekat salah satu dari mereka?” Tanya Yoona sambil menatap kelima-namja yang sedang sibuk mengurusi musuh mereka.

“Cinta? perasaan? kupikir aku tidak merasakan nya saat berada di dekat mereka.” Ucap Taeyeon yang diikuti anggukan sunny-berarti Sunny juga tidak merasakan perasaan apapun terhadap kelima namja itu.

“Bagaimana dengan mu jess?” Tanya Yoona sambil memegang bahu Jessica. Jessica berpikir sambil melihat Kris. Menurutnya, jantung nya berdegup kencang saat bersama kris, namun dia masih mengingat mantan pacarnya yang sudah tiada. Jadi dia suka atau cinta?

“S-sepertinya aku menyukai Kris. Tidak mencintai,” Gumam Jessica melihat Yoona yang hanya terdiam. Jika mereka bertiga belum ada yang merasakan perasaan cinta, lalu bagaimana dengan nya?

Luhan. Seorang namja yang sering memenuhi pikiran nya karena sangat mirip dengan sahabat lamanya. Atau memang mereka adalah orang yang sama?

“Yoong, bagaimana denganmu?” Tanya Jessica pelan. Yoona tidak langsung menjawab, dia ingin memikirkan perasaan nya yang tidak beraturan. Jika ia mencoba untuk mematahkan kutukan itu dan ternyata tidak berhasil? percuma bukan?

“Yoona, bagaimana perasaan mu dengan……..luhan?” Tanya Taeyeon sambil memegang kedua pundak Yoona. Taeyeon bertanya dengan tegas, dia tau sebenarnya sudah ada perasaan diantara ‘kedua’nya.

“Aku akan melakukan-nya.”

…..

Luhan dan Chanyeol terus bertarung, namun kali ini sepertinya Luhan semakin down karena Chanyeol sempat menggigit tangan nya hingga menembus kulit putihnya. Luhan kemudian sedikit melirik ke arah Yoona yang hanya diam.

Luhan-sedikit bernafas lega karena tidak ada yang melukai Yoona sampai saat ini. Bahkan, dalam pertarungan seperti ini, dia masih meng-khawatirkan Yoona. Inikah yang namanya cinta?

Luhan kemudian melihat-lagi Yoona yang sepertinya berjalan ke arah ‘mereka’ berdua. Chanyeol langsung melihat Yoona dan hendak membawa Yoona, Namun sepertinya Luhan terlalu ‘niat’ untuk balas dendam, dia mencakar lalu menendang Chanyeol sekuat yang ia bisa.

Chanyeol terpental sangat jauh, tapi naasnya, Chanyeol sempat membuat satu pohon tumbang-dan pohon itu tepat berada di samping Yoona. Yoona yang tak menyadarinya hanya berdiam diri melihat Luhan yang juga menatapnya.

Luhan lalu berlari sekuat tenaga saat melihat pohon itu akan jatuh tepat diatas Yoona. Tangan kiri Luhan langsung menahan pohon itu sedangakan tangan kanan nya digunakan untuk menahan badan Yoona yang hampir terjatuh ke tanah.

Jarak mereka sangatlah dekat. Yoona sedikit takut karena bola mata Luhan berubah menjadi merah pekat, Dan pipi kanan luhan pun terdapat cakaran. Dahi dan dagu pun juga terdapat goresan yang sedikit mengerikan.

Yoona merasakan jantung nya berdegup kencang saat matanya masih bertatapan dengan Luhan. Dia segera tersadar saat melihat Chanyeol yang hampir mendekati mereka. Dia menutup matanya, dan menghela napas panjang.

Jika ciuman yang dilakukan oleh princess aurora dengan seorang pangen bisa mematahkan kutukan, kenapa aku tidak? Semoga saja  aku bisa.

Yoona kemudian memegang pipi Luhan yang membuat sensasi ekstrim yang diterima Luhan. Kemudian Yoona mendekatkan bibir nya dengan Luhan. Dan, Bibir mereka pun bersatu.

Sensasi yang tiada tara dirasakan oleh keduanya. Taeyeon, Sunny dan Jessica kaget atas apa yang dilakukan oleh sahabatnya. Tak terkecuali Chanyeol yang sekarang berjalan mundur sambil membulatkan matanya.

Satu kali dalam sejarah hidup Bangsa Vampire-Manusia-Wolf  baru pertama kali, dua orang berbeda bangsa berciuman. Namun, efek yang diberikan sangatlah berarti-sangat.

“Lulu-ah, besok kau ingin menjadi apa?”

“Plincess aulola sangat lah cantik.”

“Besok kita akan menikah di depan altal bukan?”

Luhan membalas ciuman Yoona, semua yang sedang berkelahi menatap mereka dengan pandangan seperti ‘tak-bisa-dipercaya’. Dua orang yang berada di pojok memandangi mereka sambil tersenyum. Ya, itulah Kim JoonMyeon dan Kim Jong Dae- sepertinya kedua orang itu merasa sudah menyelesaikan tugasnya.

Sebuah cahaya yang diciptakan oleh kedua pasangan yang sedang berciman itu sangatlah terang. Lalu, Cahanya itu berubah menjadi dua warna yaitu warna hitam dan warna putih. Warna putih itu terlihat lebih terang-seperti ingin mengalahkan warna hitam. Lalu warna hitam semakin redup, semakin redup dan kemudian terjadilah genjolak besar.

Semua mahluk yang berada disitu langsung terlempar-dan sepertinya mereka telah kembali seperti semua, seperti kehidupan mereka yang benar-benar mereka inginkan.

“Aku tau, walaupun kutukan bisa membunuh kebahagiaan, tetapi, kutukan bisa terbunuh oleh cinta yang abadi.”

…..

EPILOG

Sebuah pesta besar-besaran terjadi di salah satu ballroom Hotel yang cukup terkenal di seoul. Pesta itu adalah pesta yang dirayakan oleh pemilik hotel itu. Hanya orang-orang yang dikenal saja yang diundang di perayaan itu.

“Luhan-ah, sepertinya kau benar-benar menikmati pesta ini.” Ucap namja berkulit pucat-Sehun. Mereka mengambil tempat duduk yang berada di pojok ruangan besar ini.

“Menarilah bersama para yeoja itu, kulihat mereka lihat menari.” Bisik Jongin sambil menunjuk sekumpulan yeoja yang berpakaian seksi sedang menari di tengah ruangan. Luhan tertawa sebentar lalu tersenyum sambil mengangguk.

“Aku turuti perkataan mu, Jongin-ah.” Bisik Luhan. Lalu kemudian ia berjalan menuju tengah ballroom. Namun langkah nya terhenti saat mengetahui bahwa yeoja yang ingin ia hampiri adalah adik dari sahabatnya.

Tanpa ia sadari, seorang namja berjubah hitam berdiri diatas kursi, mungkin beberapa orang menganggap bahwa ia adalah orang gila. Namun, tanpa orang-orang sadari. Dia mengucapkan sebuah kata-kata yang sulit dipahami.

“Eundo lacarnum inflamarae alarte ascendare wingardium leviosa. Rubahlah mereka, mereka telah zina berbuat seperti ini. mereka tidak menyembah mu lucifer, TUHAN LUCIFER YANG DIBANGGAKAN, BUATLAH MEREKA BERUBAH KARENA TAK PERNAH MENJADI PENGIKUTMU.” 

Teriakan namja itu membuat sebuah petir yang menyambar ruangan itu. Semua orang terpental dengan keadaan yang naas, seperti Hana-adik Yoona yang naas terpental ke trotoar dengan cakaran yang berada di tubuhnya.

Namja yang memakai jubah tadi hanya tersenyum sinis. Ia senang karena kutukan nya berhasil ia beri kepada orang-orang yang tak pernah menjadi pengikut tuhan nya-lucifer.

Dan, kutukan itu akan terus berlanjut sampai ada satu orang yang berhasil membunuh kutukan itu. Namun, sangat mustahil untuk membunuh kutukan itu, karena kutukan itu sangatlah kuat.

Cara membunuh kutukan itu dilakukan oleh ‘pasangan’ dengan bangsa yang berbeda. Jika pasangan yang saling mencintai itu bisa membunuh kutukan itu, maka cinta mereka akan abadi untuk selamanya.

END

A/N: AKHIRNYA UDAH BISA LEGA NIH FIUUHHH. duh ff ini dari kemarin bikin pengin cepet-cepet nyelesain. rasanya legaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget udah bisa nyelesain ff ini di waktu yang rada mepet.

Maaf buat yang nantiin ending yang bakal indah malah jadi begini, aku udah blank banget karena gatau musti nulis apa. Jadi aku asal-asalan nulis gimana.

Buat ff ini aku mohon pada kasih coment yea, aku mungkin masih banyak kesalahan disini, jadi tolong kasih comment bahkan kritik aku terima dengan baik. Makasih juga yang udah mau baca ^^

Flowssi.