You Need A Boy Friend? (Drabble) (BaekYeon) (ChanFanny)

Gambar

Author: Karinapp26

Cast FIND BE YOUR SELF

Genre: Romance

Ranting: T

Legth: Drabble

DONT BE SILENT READERS ^^

Happy Reading

You Need A Boyfriend

~ BaekYeon

“Ya! jangan! jangan!” Taeyeon berusaha mengambil kertas yang berada di tangan Park Jinri, sahabat nya. Sahabat nya memang jail, sangat jail.

“Oh, ayolah Taeng, sekali ini saja!” Taeyeon tetap menggeleng sambil berusaha mengambil kertas itu dari tangan Jinri. Apakah surat itu begitu peting untuk nya?

Ya begitulah!

“Jinri kumohon kembalikan!” ucap Taeyeon masih bersemangat merebut kertas itu dari tangan Jinri. Jinri menggeleng sambil menghindari rebutan Taeyeon.

“Ijinkan aku membaca untuk sebentar saja!” Jinri memohon Taeyeon. Taeyeon berhenti sebentar lalu mengatur nafas nya. Dia pun menggeleng.

“Satu paragraf?”

“Tidak!”

“Satu kaliamat?”

“Andwe!!”

“Satu huruf?”

Taeyeon tetap menolak. Pasti Jinri akan berbohong, mana mungkin ia akan membaca hanya satu huruf saja. Jinri pun tersenyum jahil. Dia pun berlari sambil membawa kertas itu, Taeyeon mengejar nya sambil berusaha menggapai tangan nya.

“Jinri-ya! stop!”

Taeyeon terus berkata seperti itu, tetapi Jinri tetap berlari. Sepentingkah kertas coklat lucuh itu untuk Taeyeon? mungkin ini lucu kertas dengan warna yang terbilang jelek itu sangat penting untuk Taeyeon.

Karena, setiap orang mempunyai barang aneh, pasti ada alasan untuk nya.

Dan bisa dibilang salah satunya adalah Taeyeon. Ya, kertas itu jika dilihat oleh Jinri bisa meledak duar seluruh satu sekolah. Sebenarnya apa isi kertas itu?

Sekarang, sampailah mereka berkejar-kejaran di dekat lapangan basket. Jinri tetap tak bisa membuka gumpalan kertas itu dikarenakan Taeyeon yang berusaha merebut nya.

“Jinri ya! kembalikan!!” teriak Taeyeon. Kali ini, tangan Taeyeon bisa menggapai tangan Jinri.

“Ah! Taeyeon satu kalimat saja!” Jinri memohon sambil menyembunyikan kertas itu di saku rok nya.

“Mana? kembalikan!” ucap Taeyeon merogoh saku Jinri. Jinri tak diam saja, dia mengambil duluan kertas itu lalu genggam nya erat-erat.

“Jinri-ya, mana?” kali ini suara Taeyeon hampir mengecil. Dia sudah lelah sekarang. Tapi, kertas itu jangan sampai kebaca oleh Jinri.

Taeyeon, siswa kelas 3 Seoul Art High School. Walau, Taeyeon tak terlalu populer, tapi dikelas nya, dia populer. Dia juga dekat dengan Namja-namja yang berada di kelas nya.

Tapi, apa yang ditakutkan nya oleh kertas itu?

Taeyeon menundukan kepala nya. Tangan nya memegang lutut nya. Nafas nya ia kontrol agar tak susah untuk bernafas. Dia mengumpulkan tenaga nya lagi untuk menyerang Jinri.

“Oh, ayolah Taeyeon! satu kalimat saja!” mohon Jinri sambil menatap Taeyeon lekat. Taeyeon menatap nya tajam. Dia pun menggeleng.

“Tidak kau itu suka membuka rahasia dan aib orang Jinri!” tolak Taeyeon sambil berusaha mengambil kertas itu dari tangan Jinri.

Gotcha!

Akhirnya dia mendapatkan nya. Dia pun tersenyum kemenangan ke arah Jinri. Jinri mendengus kesal ke arah Taeyeon.

“Ayolah, akan ku jaga rahasiamu kali ini, satu kalimat saja!” Muka Jinri telah memelas. Taeyeon ingin sekali tertawa, tapi dia harus memasang wajah marah nya ke arah Jinri.

“Tidak Jinri! lagipula ini hanya satu kalimat!” tolak Taeyeon sambil menggeleng-gelengkan kepala nya. Dia pun tertawa sebentar menatap Jinri yang memelas.

“Ayolah Taeng!”

“Andwe!” ucap Taeyeon sambil memeletkan lidah nya. Dia berniat mengejek Jinri, yang kali ini tak bisa mengetahui rahasia nya. Jinri pun mengambil kertas itu dari tangan Taeyeon. Dia tersenyum, Tapi Taeyeon juga berusaha merebut nya.

Alhasil, Kertas itu terjatuh dan mengenai sepatu seseorang. Taeyeon menutup mulut nya kaget. Jinri hanya menatap kertas itu datar sambil tersenyum kecil.

Baekhyun, Flower Boy yang terkenal dengan suara khas nya mampu membuat tempat hati Taeyeon terbuka untuk nya. Dan kali ini, Baekhyun lah yang memegang kertas milik Taeyeon.

Dia pun membaca kertas milik Taeyeon. Keringat dingin Taeyeon sudah mengalir deras. Baekhyun pin tersenyum ke arah Taeyeon.

“You Need A Boyfriend?”

…..

You Need A Boyfriend?

~ ChanFanny

Aku melihat nya menangis dan menangis. Aku tak tega melihat nya seperti itu terus. Oh ayolah! hanya karena Namja brengsek itu membuat sahabat yang aku cintai menangis?

Sampai kapan dia menangisi Namja brengsek itu yang jelas-jelas menyakiti nya satu bulan yang lalu.

“Fanny ya, jangan menangis terus” ucap ku sambil menepuk pundak Tiffany. Aku menyabarkan nya seraya mengelus puncak kepala Tiffany.

“Namja itu Chanyeol, aku susah untuk melupakan nya.” Tutur yeoja di sebelah ku, Tiffany.

Oh ayolah Tiffany, kau ini sahabat ku dan kau juga cinta pertama ku. Tidakkah kau lihat ada orang yang sangat sayang dan bisa menjaga mu??

Tidak kah kau merasa ada aku yang selalu disamping mu? yang selalu menghiburmu?

“Tiffany sudah ku bilang, kau tak usah mau didekati oleh Namja brengsek itu!” ucap ku lalu menyenderkan kepala tiffany di dada ku.

Bukan nya aku Namja pengecut yang tak berani mengungkapkan perasaan ku tapi, aku tak ingin persahabatan ini hancur.

“Aku mencintai nya chanyeol, aku mencintainya” ucap Tiffany masih menangis. Tidak kah kau tau ada seorang Namja yang sangat sakit melihat mu menangis.

“Tiffany” panggil ku dengan suara lirih. Tiffany mengelap pipi putih nya itu lalu menatap ku.

Aku tersenyum lalu mengelus rambut nya pelan. Aku memeluk nya. Kucium aroma rambut nya.

“Fanny”

Panggil ku lagi dengan suara yang lumayan besar. Kuyakini, pasti sekarang Tiffany sedang terseyum.

“Mwo?”

Suara indah nya menggema di telinga ku. Aku menyukai ini. Sangat menyukai hal-hal ini.

“Taukah kamu bahwa ada seorang Namja yang tak ingin kehilangan mu?” tanya Ku mengelus rambut Tiffany pelan.

“Molla.” ucap nya pelan. Walau begitu, aku masih bisa mendengar nya. Aku pun tersenyum.

Kali ini waktu nya. Waktu yang tepat untuk ku. Ok, baiklah Canyeol, kau harus berani! Fighting!

“Tiffany” Panggil ku lagi. Dia berdeham yang membuat aku tau harus berkata apa.

“Tidak kah kau tau aku lah yang selalu menjaga mu?” tanya ku perlahan. Aku menghembuskan nafas ku.

“Mwo?” tanya nya. Apakah dia bingung apa yang aku katakan? Apa dia tak mendengarkan?

Ayo Chanyeol! berusahalah menjadi cowok yang manly!! ayo!!

Aku melepaskan pelukan tadi. Ku pegang kedua pipi nya. Ku tatap lekat bola mata indah nya.

“Aku mencintaimu.” ucap ku akhirnya. Tiffany tersenyum lalu tertawa. Apa maksud nya ini?

“Kenapa kau tertawa?” Tanya ku. Sebenarnya aku senang melihat dia tertawa. Melihat eye smile nya. Tapi kali ini,ia membuatku bingung dengan tawa nya.

“Akhirnya kau sadar juga.” Ucap nya sambil tersenyum. Dia pun langsung memeluk ku membuat ku terdiam.

Apa maksud nya ini?

Tiffany lalu melepaskan pelukan nya. Dia pun tersenyum ke arahku.

“Aku hanya bercanda kau tau? Aku tak berpacaran dan tak pernah menyukai Namja brengsek itu! dan.. aku ingin tau perasaan mu kepadaku” ungkap nya yang membuat aku bingung,

Jadi ini permainan nya? Aku masuk ke dalam perangkap nya?? Dasar yeoja ini! Aku menggelitik badan nya. Dia hanya tertawa sambil memukul lengan ku.

“Kau mengerjaiku!” ucap ku sambil memukul nya kesal. Dia tertawa di bawah penderitaan ku.

Aku pun tersenyum akhir nya melihat dia tertawa. Aku pun akhirnya memegang tangan nya.

“You Need A Boyfriend?”

“Who?”

“Me.”

END

Note: Annyeong ini cuma drable lo ya ini cuma drabble jadi gak panjang-panjang amat gitu :3 Maap ep ep ini kalo gak muasin readers ._. author bingung harus kaya gimana😀

OK Gumawo ne udah Read!