Dark Love (Chapter 1)

anime-sad-love-moon-to-for-free-on-your-desktop

Author: karinapp26

Genre: Horor, Family, Romance

Cast:

  • Im Yoona
  • Jessica Jung
  • Wu Yi Fan
  • Xi Luhan
  • Other

Ranting: PG 13+

Tittle: Dark Love

Summary:

Saat aku mengucakan sesuatu aku langsung hilang begitu saja saat bulan purnama – Im Yoona

Mengapa kau datang saat yang tak tepat dan mengapa kau pergi disaat aku membutuhkan mu – Jessica Jung

DON’T BE SILENT READERS ^^ !!!

Happy Reading “`

Kedua yeoja itu saling meruntuki dirinya sendiri. Berjalan beriringan di antara pohon-pohon besar dan rindang. Suasa yang lumayan menakutkan. Matahari hampir saja tak terlihat, Tetapi kedua yeoja itu tetap saja meruntuki diri mereka sendiri.

“Otthe? kita sekarang dimana, sica?” tanya Yeoja berambut coklat tua. Yeoja tinggi itu memundurkan helaian rambut coklat panjang nya ke belakang pundak.Tangan nya pun ia masukan ke dalam saku celana pendek hitam nya.

“Sepertinya kita sudah di tengah hutan” ucap Yeoja yang berada di sebelah nya. Yeoja berambut blonde coklat muda. Yang tinggi nya lebih pendek daripada Yeoja yang berada di sebelah nya.

“Lalu, kita akan kemana lagi?!” Lagi-lagi yeoja itu menggerutu kepada sahabat nya. Sahabat nya hanya menghelang napas berat, oh ayolah! ini sudah sore, kapan mereka akan diselamatkan.

“TOLONG!”

Suara itu bergema sebanyak 4 kali. Walaupun hanya satu kalimat yang diucapkan oleh Jessica. Jessica dan Yoona menghelang napas panjang. Hanya satu yang mereka inginkan.

Keselamatan.

Mereka berjalan-berjalan terus tanpa tau arah. Tak peduli, belokan mana yang mereka pilih, yang terpenting, sekarang adalah tempat perkemahan.

Suasana ini,

Cahaya hanyalah senter dari Jessica dan Yoona. Bulan sabit sudah ada di posisi nya untuk menerangi sebagian dunia. Tunggu dulu, Bulan sabit?

“Aku Tak kuat, aku benar-benar sudah lelah, Yoona-ya” ucap Jessica menjatuhkan diri di tanah pasir hitam yang amat sangat keras. Jessica menunduk kan kepala nya, pikiran nya sudah sangat blank sekarang.

“Disini.. tak ada sinyal!” seru Yoona mengecek ponsel berwarna putih itu. Dengan walpaper selca dirinya yang menawan. Yoona mengangkat tinggi ponsel nya, tapi nihil, tetap tak ada sinyal.

Yoona pun ikut duduk di sebelah Jessica. Apakah hutan ini terlalu luas sampai teman-teman mereka tak menemukan keberadaan mereka?

Oh ayolah! mereka bukan berada di hutan amazon ataupun hutan yang berada di Rusia. Mereka ini sekarang berada di Seoul, Korea Selatan.

Yup, tepatnya mereka tersesat dan berpisah dengan kelompok perkemahan mereka. Sungguh sial memang nasib mereka, tapi mau bagaimana lagi? ini takdir bukan?

Sampai kapan mereka akan terus bertahan? Berteriak? Nihil bukan? tak ada siapapun orang yang mereka kenal di hutan ini, ya kecuali teman-teman perkemahan nya.

“Kau dengar suara itu?”

Jessica menoleh melihat Yoona dengan satu alis yang terangkat. Badan Yoona sudah bergemetar. Jessica semakin  bingung dengar perkataan Yoona dan badan nya yang menjadi bergemetar.

“Gwechana?”

Yoona mengangguk pelan. Tiba-tiba badan nya sudah lemas. Tak bergemetar lagi. Dia pun merentangkan tangan nya. Membuat bingung Yeoja yang bermarga Jung.

“Aku tiba-tiba tadi merasakan sensasi yang berbeda” ucap Yoona pelan. Dia benar-benar bingung sekarang apa yang terjadi pada Saraf tubuh nya.

“Yoong, jangan menakut-nakuti ku!” protes Jessica memukul pelan bahu Yoona. Melihat Yoona yang tetap diam, Jessica juga tiba-tiba merasakan sensasi aneh yang datang kepada mereka.

“S..siapa yang menakuti mu Sica??” tanya Yoona. Yoona menatap ke arah semak-semak hijau rindang. Dia terus menatap semak-semak itu tanpa memperdulikan Jessica yang ketakutan.

Kresek Kresek (Backsound pecah._. anggap aja suara semak-semak gitu)

“J..jessica” ucap Yoona gemetaran. Jessica langsung menoleh ke arah Yoona. Dinaikan satu alis nya. Yoona menatap Jessica sebentar lalu menatap semak-semak itu lagi.

“Kau dengar suara itu?” tanya Yoona. Senter nya tiba-tiba saja jatuh. Jessica dengan gesit mengambil senter Yoona yang jatuh.

“Suara apa?! Ya! Yoona! jangan menakut-nakuti aku!!” protes Jessica memukul pelan punggung Yoona.

AAAAAUUUUUUU

“Tak mungkin!” ucap Yoona. Dia menggenggam erat tangan Jessica. Pikiran nya kali ini sudah benar-benar shock.

Ini aneh bukan? Bulan sabit? kenapa terdengar suara auman serigala? apa serigala sudah mengganti bulan untuk beraksi??

Ini sangat lucu!

Apakah dunia akan kiamat? sebenar nya tak ada yang tak mungkin yang terjadi di dunia ini. tapi kali ini benar-benar aneh memang.

“Siapa pun kalian?! tolong jangan menakut-nakuti kami!!!” teriak Jessica. Kali ini air mata nya perlahan keluar dari pupil coklat mata nya.

“Aku benar-benar tak tahan berlama-lama disini!! TOLONG!!” nihil. Walaupun Yoona berteriak, tak ada satu pun tanda ada yang menolong mereka.

Tap Tap

Langkahan kaki terdengar. Oh, semoga mereka benar-benar terselamatkan. Mengharapkan Sahabat mereka Taeyeon dan Sunny datang lalu memeluk mereka.

Mereka salah, benar-benar salah. Kali ini, Bukan lah dua orang yeoja yang seperti mereka harapkan, melainkan dua orang Namja dengan postur tubuh yang tinggi dan,

tampan.

“N..nu..nu..nuguya!?” Gugup bercampur rasa takut. Kali ini, manik mata nya sudah terpancar di kelopak mata rusa itu.

“Jangan takut” ucap Namja merah itu. Dia pun berjongkok mendekati Yoona. Di genggam nya tangan mulus nan halus itu.

“Ya! kalian siapa! jangan dekat-dekat kami!” teriak Jessica ketakutan. Yoona dan Jessica mundur beberapa langkah. Tetapi kedua Namja itu malah makin mendekat.

“Tak perlu takut dengan kami” ujar Namja berambut hitam itu mendekat ke arah Jessica.

“Jangan mendekat!” ucap Jessica melempar batu ke arah Namja itu. Tapi dengan gesit, Namja itu menghindar dengan mudah nya.

“Kalian ini siapa? darimana?” tanya Yoona. Tiba-tiba sensai berbeda itu terasa di saraf tubuh Yoona. Ternyata Jessica juga merasakan nya. Sensasi yang berbeda.

‘tuhan tolonglah aku’

“Ayolah ikut dengan kami” ucap kedua Namja itu lalu membalikan badan. Mau tak mau, Jessica dan Yoona mengikuti mereka.

..

Tibalah mereka disebuah rumah Besar ber-cat putih. Rumah itu bertingkat 1. Rumah yang di depan nya terdapat sebuah pohon besar dan sebuah pagar setinggi 2 meter. Membuat rumah itu terlihat sangat megah.

Saat knop pitu terbuka, Sensai benar-benar sangat berbeda. Rasa nya, seperti di pagi hari, Tapi sekarang malam hari. Benar-benar aneh dunia ini.

“Oh, ya kenalkan, aku Luhan” ucap Namja berambut merah terang itu. Dia pun menyikut Namja yang berambut hitam.

“Nama ku Kris” ucap Kris sambil tersenyum manis. Di balik manik mata itu terdapat manik mata yang susah untuk di lihat.

“Ak…”

“Kalian Jessica dan Yoona, kami sudah tau” ucap Kris pendek. Kris menatap Yoona dan Jessica sebentar.

“Ayo kita ke atas” ajak Luhan berjalan dengan santai nya. Kedua tangan nya di masukan nya ke dalam saku celana jeans biru.

Terdapat beberapa Pisau, Pukulan Baseball, dan Lukisan sebuah pemandangan tertempel di dinding sebelah tangga, tapi yang mengejutkan adalah terdapat sebuah garis lurus di dekat vas. Garis lurus itu terbantuk dari

bulu wolf.

Benar-benar terasa berbeda.

Sampai lah mereka di lantai atas. Terdapat seorang namja sedang memotong daging dengan mudah nya.

“Hai, kalian mau makan?” sapa Namja itu melihat kedatangan Jessica dan Yoona. Jessica dan Yoona hanya menggeleng pelan.

“Nama ku Jongin, panggil saja kai” Ucap Kai sambil tersenyum manis. Dia lalu mengambil bawang putih dan memotong nya dengan cepat.

Kai mengambil napas lalu membuang nya. Dan itu membuat Jessica dan Yoona sedikit risih. Ada apa dihutan ini? mengapa terasa berbeda?

krek

suara ranting terdengar di dekat jendela, Yoona dan jessica mengengok ke arah suara, ternyata itu adalah ranting pohon yang besar. Terdapat dua namja disitu. Kedua Namja itu pun langsung loncat menuju jendela.

“Annyeong, aku Tao”

“Dan aku, Sehun”

Dan…. kali ini yang membuat Jessica dan Yoona bingung adalah. Kenapa disini hawa nya bercampur aduk? Jessica dan Yoona celingak-celingukan.

“Kalian, mencari apa?” tanya Luhan bingung.

“Ini dimana?” tanya Yoona masih celingak-celingukan.

“Rumah kita” ucap Sehun santai. Sehun dan Tao pun berjalan ke arah kursi yang dekat dengan kai.

“Lalu mengapa jauh sekali dari kota?” tanya Jessica bingung. Dia menggeggam tangan Yoona erat, takut ada sesuatu yang terjadi pada mereka.

“K..”

“Dan kenapa kalian menyuruh kita kesini?” tanya Yoona juga. Dia menghentakan satu kaki nya.

“Karena….”

.

.

.

To Be Continued

Note: Annyeong’-‘ maaf ya kalo capther pertama nya gak memuaskan ._. author juga agak bingung harus gimana, ok kalo kalian bener-bener baca(?) pasti bisa tau ada dikit adegan yang sama kaya Twilight :d