No Other (Chapter Two) (YoonHae) (END)

Gambar

Author: Lee Yoona (?)

Genre: Romance, Comedy, Friendship

Cast: Im Yoona, Lee Donghae, Cho Kyuhyun, Seo Joo Hyun, Choi Siwon, Tiffany Hwang, Kim Joong won, Kwon Yuri, Other

Note: Walau belom ada yang baca Chapter 1, tapi mimin jaga-jaga buat chapter dua😀 udah ya… Baca aja langsung.. kemungkinan besar, ini langsung End nya.. Happy Reading..

No Other

“Oppa..” ucap Yoona menunduk. Dia kembali mendongak melihat Seohyun sahabat nya juga disitu. Dia kemudian mundur beberapa langkah. Donghae yang melihat itu hanya kebingungan.

“Kau selingkuh?” tanya Kyuhyun tajam. tatapan nya sangat evil  (.-.) ke arah Yoona. Yoona hanya menunduk dan tidak berani melihat.

“Maksud kalian apa? ada apa Kyu? sebaik nya kita bicara di situ saja” ucap Donghae menunjuk salah satu restoran bernama ‘Castle Food’. Kyuhyun, Seohyun dan Yoona hanya menurut saja.

Cafe Castle

Setelah Memesan makanan. Akhir nya Kyuhyun angkat bicara. Dia menceritakan semua nya secara detail. Yoona hanya menunduk dan tidak mau mendengar semua nya.

Flasback


“Yoona!” panggil kyuhyun sambil Mengejar yoona. Dengusan terdengar dari mulut Kyuhyun. Terderang nafas memburu di hidung Kyuhyun. yoona hanya menatap Kyuhyun bingung.

“Wae?” tanya Yoona pelan. Kyuhyun lalu menghembuskan nafas panjang. Nafas nya masih memburu. Dia kemudian memegang dada nya yang terus berdegup. akhir nya senyum mengembang di wajah kyuhyun. Kyuhyun pun menggenggam tangan Yoona.

“mau tidak menjadi pacarku?” tanya Kyuhyun to the point. Yoona menyeritkan dahi sambil menyeritakan alis nya. “Apa kau bercanda?” tanya Yoona sambil tertawa.

Kyuhyun pun menunduk. “Sudah kuduga, kau pasti menganggap ini hanya sebuah ilusi!” Kyuhyun hanya mendengus kesal. “Jadi, ini, nyata?” tanya Yoona mendongak-kan alis.

“Begini saja.. Kita buat perjanjian!” tegas Kyhyun sambil kembali mendongak. “Janji apa?” tanya Yoona. “Begini.. aku akan di trainee menjadi pacarmu selama 1 minggu., jika aku atau kau mengecewakan.. berarti, kita tidak bisa berhubungan! setuju?” tanya Kyuhyun panjang lebar. Yoona hanya mengangguk.

Flasback off

Donghae hanya terpaku mendengar nya. Seohyun yang sedari tadi hanya menatap mereka menghelang napas bingung. “Hae, Oppa.. bisa temani aku sekarang??” tanya Seohyun sambil menggenggam tangan Donghae.

Donghae hanya mengangguk dan langsung menarik Seohyun pergi dari tempat itu. Sekarang, Hanya tinggal Yoona dan Kyuhyun. Suasana pun menjadi hening. “Aku harus pergi” ucap Yoona berlari.

—❤ —

“Otthokeo? aku harus pilih mana? Aku.. s..san..sangat mencintai Donghae!!” teriak yoona di balkon rumah nya. Perlahan air mata jatuh turun di pelupuk mata Yoona.

“Kenapa aku menjadi serakah begini?? baru berhubungan.. tapi!?” ucap yoona sambil menutup mata nya. Dia lalu menangis sejadi-jadi nya.

“Aku benar-benar mempunyai perasaan kepada Donghae.. Lee Donghae!” ucap yoona masih menangis. tangisan nya membuat seorang yeoja yang tengah bediri di depan rumah nya menjadi pergi.

Ketika Hatiku yang serakah terus menerus melihat ke arah lain

Ketika Keserakahan ku tumbuh lebih besar di banding keinginanku

“Apa yang harus aku lakukan?!!” teriak yoona. Dia lalu menyenderkan tubuh nya lemas. Serasa tak punya kekuatan hanya untuk dua namja yang dia permainkan perasaan nya.

—❤ —

Yoona berjalan gontai di lorong sekolah. Pandangan nya hanya melihat ke bawah. Rambut coklat nya terurai. Dia sedang memikirkan sesuatu yang sulit untuk di pikirkan. Hari ini, Kyuhyun entah mengapa menjauh dari Yooona. dan donghae, hari ini tidak masuk. Tak tau mengapa.

“YA!!” ucap Tiffany sambil menepuk pundak Yoona. Yoona langsung berteriak karena kaget. Tiffany hanya terkekeh melihat Yoona kaget. “Kau kau membuat ku mati eoh?” tanya Yoona ketus.

Wajah tiffany pun berubah menjadi merengut. “Ya, Yoona-ya.. mianhae,” ucap Tiffany menunduk. “Haha.. Anio.. aku hanya bercanda” ucap Yoona tertawa. Tiffany langsung mencibir kesal.

“Yoona, aku sudah punya Namjachingu!!” ingat Tiffany. Yoona langsung menatap tiffany dengan senyum bahagia nya. “Siapa dia eoh? bisa menaklukan hati mu yang sedikit peka terhadap namja!” ucap Yoona sambil tertawa.

“Ya.. kau ini~!” ucap Tiffany menunduk. Dia tau, pasti wajah nya sudah bersemu merah sekarang. Yoona hanya tergelak keras melihat wajah Tiffany yang bersemu merah. “Jangan tertawa!!” teriak Tiffany masih menunduk. Yoona berusaha menghentikan tawa nya dengan menutup mulut nya.

“Ne.. ne.. hmph. haha… aku berhenti, jadi siapa namjachingu baru mu itu?” tanya Y0ona yang masih susah untuk menahan tawa nya sendiri. Tiffany tersenyum sendiri sambil menggigit bibir nya.

“Siwon oppa.”

“Mwo?? ahhaahahha” tawa Yoona semakin meledak. Dia memegang perut nya yang tak bisa menahan tawa nya itu. Tiffany hanya menrengut kesal. Dia mengepalkan tangan nya. “ne.. ne.. ne..haha.. aku akan berhenti tertawa” ucap Yoona.

“Lalu bagaimana?! kau ini yeoja cantik apa kau punya Namjachingu?” goda Tiffany. Yoona hanya terdiam lalu menunduk. “Yoona, gwenchana?” tanya Tifffany memegang pundak Yoona. Yoona lalu mengangguk sambil tersenyum pahit.

“Kajja, kita ke kelas” ucap Yoona menggandeng Tangan Tiffany. Genggaman erat di berikan Yoona untuk Tiffany. Tiffany hanya diam karena dia tau, dengan begini, perasaan Yoona akan tenang.

—❤ —

Panas terik matahari menyinari Seoul. Seorang yeoja tengah mengutak-atik ponsel nya. Dia sedang duduk di taman sambil tersenyum. Yoona, dia tengah menghibur diri nya sendiri dengan ke taman.

kring

Sms masuk ke ponsel Yoona. Yoona membuka nya sambil terbingung. Siapa yang mencoba meng-sms nya?. Di depan Sms itu tertera nama ‘Lee Donghae’. Bibir yoona mengukir sebuah senyuman. Secara sedar dan tidak sadar, dia melakukan itu.

From: Lee DonghaeTo: me

Yoona-ya, kutunggu kau di taman kota bagian utara sekarang, ini penting!

Yoona sudah sampai di Taman Kota Utara. Dia mencari keberadaan Donghae. Dia melihat seorang namja yang tengah dicium seorang yeoja. Dia mendekat ke arah Namja itu. Yoona terkejut bukan main ketika melihat itu. Namja itu, Donghae. yang mengetahui keberadaan Yoona langsung melepas ciuman itu.

Yoona langsung berlari menjauh. “Yoona” ucap Donghae pelan. “Yoona” ucap Seohyun, yeoja yang tadi mencium Donghae. “Jangan dekati aku” ucap Yoona berjalan mundur. Yoona langsung berlari pulang sambil menangis.

Tangisan tumpah di pipi Yoona. Hati nya sakit dan parau. Darah nya mengalir deras di sekujur tubuh. Tangan nya bergetar. Yoona tak mempedulikan orang yang memperhatikan dia.

Hatiku berteriak dengan keras, bebaskan jiwaku

Sisa waktu ini terasa lebih lama

daripada waktu ketika aku mencintaimu

ini akan terasa seperti waktu pertama kali

Yoona termenung di balkon kamar nya. Dia menatap langit yang sudah gelap. Bintang sudah bertaburan dimana-mana, Bulan sudah tepat di posisi nya. Dia termenung sambil menunduk.

“Kenapa Seohyun?? sahabat ku sendiri?? melakukan??!! Dan apa Donghae sengaja memberi pesan itu?! mereka jahat!!” teriak Yoona. Dia tetap menunduk dan memegang dada nya yang begitu sakit.

“Uljima” ucap seseorang yeoja yang ada di belakang nya. Yoona menoleh ke belakang, dia mendapatkan eomma nya yang ada di belakang nya. “Eomma” ucap Yoona pelan sambil memeluk eomma nya.

“Cinta itu tak semestinya memiliki Yoong.”

—❤ —

Yoona berjalan di koridor tak nentu arah. Dia hanya terbayang kejadian kemarin. Dia selalu mengingat kata eomma nya.
“Cinta itu tak semestinya memiliki”

Yoona kembali memikirkan perkataan itu. “Apa aku harus tidak boleh mencintai Donghae?” guman yoona pelan. Di koridor, dia bertemu Yuri.

“Yoona!!” panggil Yuri sambil memegang tangan Yoona. Yoona yang menunduk langsung menatap Yuri. Yuri kaget dengan perubahan penampilan Yoona yang sanagat kusut.

“Gwenchana?!” tanya Yuri sambil memegang dagu yoona. Yoona menggeleng pelan. Yuri langsung menarik yoona menuju kamar mandi dan membetulkan muka Yoona yang sangat kusut.

Yoona menghelang napas panjang sambil menatap buku yang ada di depan nya. Dia menyenderkan kepala nya di meja. Dia bosan dengan seohyun yang melempari nya kertas yang bertuliskan ‘Mianhae’.

“pst.. psssstt.. Yoona! mianhae..” ucap Seohyun sambil menyenggol kaki Yoona dari belakang. Yoona hanya menatap nya sinis lalu tatapan nya kembali ke arah Kim Seosangnim.

— Snack Time —

Yoona berjalan ke arah Kantin, dia bersama Tiffany. Yuri sedang membaca buku bersama Seohyun di Perpustakaan.

“Yoona, sebenar nya ada masalah apa kau dengan Seohyun?” tanya Tiffany sambil mengaduk minuman nya. Mereka duduk di kursi. Yoona menceritakan semua nya dengan lemas. Yoona, dia memang tak bisa menjaga rahasia hati ya sendiri ke sahabat nya.

“Omo.. tapi, itu tak mungkin..” ucap Tiffany pelan sambil menyeluprut minuman nya itu. Siwon dan Yesung menghampiri meja Yoona dan Tiffany. Tampak tatapan tajam di arahkan ke Yoona dan tiffany.

“Wae?! kenapa kalian menatap kita seperti itu?” tanya Tiffany panik. Dia lalu memegang bahu Yoona sambil terus menatap bingung Siwon dan Yesung. Tiffany lama-lama kesal yang masih melihat Siwon dan Yesung yang menatap sinis ke arah nya dan Yoona.

“Yoona, kau tau?!” tanya Yesung pelan. Yoona menaikan satu alis nya ke atas. Terlihat muka bingung di tampangkan Yoona. “Tau apa?” tanya Yoona cepat.

“Kyuhyun menonjok donghae keras sampe donghae berdarah banyak.. dan itu karena kamu” ucap Siwon pelan. Tiffany dan Yoona kaget. Mereka bingung. Mengapa bisa begitu!

“Dia di nomor berapa??” tanya Tiffany. “Di nomor 24, Rumah sakit Gangnam, Hospital” ucap Yesung. “Yoona! kau harus menjenguk nya dan minta maaf!” ucap Tiffany sambil memegang kedua pundak Yoona.

“MWO?! untuk apa?” tanya Yoona. “Kau sama sekali tak merasa bersalah?” tanya Siwon sambil menatap Yoona sinis. Tatapan tajam di arahkan nya ke Yoona.

“Kyuhyun Oppa”

“Wae Kyuhyun?” tanya Yesung. “Kemarin, aku melihat, dia meminjam hp Donghae, lalu dia menelpon Seohyun, lalu aku meninggalkan mereka, tapi menurutku, kau pasti bisa mencerna nya Yoon” ucap Tiffany.

“Apa kemarin itu sudah di rencanakan Kyuhyun?!” teriak Yoona. yoona langsung berlari ke arah kelas. Dia mencari keberadaan Seohyun di kelas. Dia melihat Seohyun sedang menatap tempat duduk yoona sambil tertunduk lemas.

“Seo” ucap Yoona berlari ke arah Seohyun dan memeluk nya. Seohyun kaget bukan main, dia menatap Yoona sebentar lalu membalas pelukan Yoona. *ini kelas kenapa buat drama korea gini* (Author di jitak readers.. abaikan).

Tiffany dan Yuri yang melihat itu hanya tersenyum. “Apa yang kau bicarakan kepada Yoona?” tanya Yuri. Tiffany menjelaskan semuanya. Yuri tersenyum lalu menghampiri mereka.

“Akhirnya kalian baikan juga”ucap Yuri tersenyum. Yoona dan Seohyun hanya tersenyum senang. “Yoona.. ada satu orang lagi” tutur Tiffany. Yoona tersenyum dan mengangguk. “arra”

Kedua tangan hangatmu menjadi dingin saat aku kedinginan

Hati mu yang kuat menjadi lemah ketika aku sakit

Yoona berjalan menuju Rumah sakit Gangnam. Dia terhenti sebentar saaat berada di depan kamar nomor 24. Yoona menghelang napas panjang lalu dia membuka pelan pintu kamar itu.

Seorang Namja sedang terbaring disitu. Banyak plester tertempel disitu. “Segitu dendam nya kah Kyuhyun?” guman Yoona pelan. Perlahan, dia mendekat ke arah tempat tidur Donghae.

Dia menggenggam erat tangan Donghae. dirasakan nya tangan Donghae yang begitu dingin. Semakin erat genggaman Yoona untuk Donghae.

“Mianhae”

Suara menggemuru itu terdengar seluruh ruangan. Kerap, mata Donghae dengan pelan terbuka. Yoona lansung kaget dan langsung melepaskan genggaman tangan Donghae.

“M…m..mi..mianhae”

suara lirih Donghae terdengar. Dengan senyuman yang manis, Keadaan seperti ini, Yoona tak kuat melihat Donghae yang masih bisa tersenyum untuk nya.

“Mianhae Donghae, aku yang salah, aku yang salah, karena aku, kau jadi begini” Yoona menggenggeam erat tangan donghae dengan kedua tangan nya. Donghae hanya menatap Yoona lirih. Senyum tulus mengembang di bibir Donghae.

“Yoona, Saranghaeyo.. Jeongmal saranghaeyo” ucap Donghae sambil mengelus pipi Yoona pelan. Tangis tak bisa lagi ditahan Yoona. Dia sudah terlanjut menangis di genggaman Donghae.

Bawa tangan ku diam-diam, peluk aku diam-diam

Aku hanya ingin sedikit terhibur

Kau tidak tau hati ini milikmu,

yang selalu ingin melakukan lebih untuk mu

Yoona memeluk Donghae erat. Donghae perlahan membalas pelukan itu. Yoona menangis di pundak Donghae *ati-ati baju donghae basah* *author gak mau nyuci* *Author jahat*.

“N..nado..nado saranghaeyo op..oppa” ucap yoona mengeratkan pelukan. Donghae juga mengeratkan pelukan nya. Di antara penyakit yang berbeda, mereka menyatakan perasaan itu melewati pelukan. Perasaan yang sudah di pendam Donghae akhir nya ia keluarkan.

—❤ —

4 Orang Yeoja dan 4 orang namja sedang bersantai di sebuah pantai berpasir putih, Ada yang berlarian, ada yang sedang makan, dll. Yoona, Seohyun, Tiffany, Yuri, Kyuhyun, Yesung, Siwon, dan Donghae sedang bersenang-senang.

Ini liburan musim semi mereka. Mereka tak menyianyiakan liburan ini, Terutama untuk Yoona dan Donghae. Mereka sudah berhubungan. Kyuhyun pun juga sudah meminta maaf kepada mereka semua. dan mereka menerima maafan kyuhyun dengan senang hati.

Kyuhyun pun juga sudah berhubungan dengan Seohyun. Begitupun juga Yuri, dia sudah berhubungan dengan Yesung. Persahabatan dan cinta mereka membutuhkan perjuangan dengan darah.

Sunset di bagian utara dan pelangi bagian selatan.

Suasana indah itu menghangatkan para pasangan indah ini. Pasangan yang awalnya menyedihkan, perasaan yang awalnya memang tak bahagia, Awal yang memang susah untuk di pikirkan. Sesuatu yang serakah. Terasa begitu berat untuk dijalani, tapi itulah cinta.

Yesung dan Yuri sedang berkejar-kejaran sambil merentangkan tangan nay kuat-kuat seperti membentuk pesawat. terkadang mereka bercanda, menari dan menyanyi,

Seohyun dah Kyuhyun sedang bermain pasir dan mencarin cangkang-cangkang keong dan mutiara. Mereka membentuk tulisan-tulisan ataupun gunung yang dihiasi.

Tiffany dan Siwon, mereka tengah bermain air. Terkadang mereka pelukan. Terkadang mereka juga saling menyipratkan air. Terkadang, mereka juga saling bergandengan tangan.

Yoona dan Donghae. Mereka sedang duduk berdua menikmati keindahan sunset ini. Kepala Yoona menyender di pundak Donghae. Donghae dan Yoona terkadang tertawa atau bercanda.

Mereka semua pun berkumpul di dekat laut. Ombak terus melewati mereka. Mereka menuliskan harapan mereka masing-masing melewati surat yang dibuat seperti perahu.

Mereka akhir nya tertawa bersama dan langsung berpelukan. Mereka tak menyangka seindah ini persahabatan dan hubungan mereka. Indah memang, mereka mengenang di sebuah pantai yang dihasi sunset dan pelangi.

Kita berada di jalan yang sama

Kita mempunyai kesamaan

Sangat mengejutkan, terimakasih, itulah cinta

Persahabatan memang selalu abadi dengan perjuangan yang kita lewati bersama berbeda dengan cinta,

Cinta memang akan selalu bertahan dengan air mata dan darah. Melewati hati yang sakit, dan harus bertahan dengan apa yang terjadi.

Coretan ku untuk Sahabat ku

Im-Yoona

Cinta kita akan bertahan dengan selalu menjadi yang terbaik dan selalu berpegangan tangan – YulSung

Walau hobi kita berbeda, dengan ada nya perasaa yang kuat di hati kita, kita akan selalu bersama – SeoKyu

Cinta itu seperti musik, yang bisa kita nikmati, tapi tidak bisa kita lihat, yang bisa kita rasakan, tapi susah untuk membuatnya – SiFanny

Cinta, itu perjuangan. Perjuangan yang memang dicapai dengan air mata dan hati yang kuat, Senyuman yang indah, selalu bersama – YoonHae

Persahabatan, memang akan abadi jika selalu tersenyum, berpegangan tangan, Berusaha menjadi yang terbaik, seperti musik, walau kia gapai sulit, tapi pasti kita tau, dengan berusaha, akan membuahkan hasil – YoonHae, SiFanny, SeoKyu, YulSung

END❤

Gimana ceritanya? huhu mimin nangis 2 tahun 2 bulan ._.

Ini cerita tentang sahabat nya mimin angkat dari cerita mimin sendiri:D

Tapi, kini mimin ubah🙂

Walau Cast pertama YoonHae, tapi semoga suka ya🙂