My Heart

Gambar

Author: Lee Yoona

Genre: Romance, Sad, Happy campur sad ending (?)

Cast:

  • Taeyeon – SNSD
  • Leetuk – Super Junior
  • Onew – Shinee
  • Luna – F(x)
  • Super Junior
  • SNSD

Note: Anyonghaeseyo^^ kali ini, mimin kembali dengan membawakan FF TaeTuk pertama.. Mimin agak grogi.. Karena mimin kemarin abis dapet bash dari seorang reader^^ thanks readers.. mimin jadi tau sekarang..😉 — Ok Happy Reading All —

My Heart

“Hana.. Dul.. Set..” ucap seorang yeoja sambil duduk dan menggerak-gerakan kaki nya. Tangan nya sibuk dengan bunga yang di patahkan nya. Kepala nya berayun-ayun. Rambut emas nya berkibar-kibar.

“Eonni.. tidak makan??” tanya seseorang Yeoja cantik dengan rambut merah yang dibiarkan di gerai begitu saja. Yeoja itu menepuk pundak yeoja yang di panggil eonni nya itu.

“Aku belum lapar..” ucap yeoja itu sambil tersenyum dan mematahkan bunga-bunga itu lagi. Pandangan nya berkeliling. Yeoja yang menepuk pundak nya itu pun langsung duduk di sebelah nya.

“kau tidak makan fanny-ah?” tanya Yeoja itu yang melihat dongsaeng nya duduk di sebelah nya.

Yeoja yang bernama Tiffany itu hanya menggeleng dan memindahkan rambut nya di pundak kirinya. Angin berhembus kencang. Rambut-rambut mereka terkibas-kibas lagi.

“Sampai kapan kalian disini?!” teriak seorang yeoja dari bawah. Kedua yeoja yang sedang ada di rumah pohon itu melihat kebawah.

“Aku masih ingin disini eonni!” teriak Jessica sambil melipat tangan nya dan memanyunkan bibir nya.

“Cepatlah! makanan sudah siap! kalian mau makanan habis dimakan Sooyoung?” tanya Taeyeon melipat tangan nya sambil menggeleng. Itulah sifat yang paling tidak disukai dari para dongsaeng nya itu.

“Suruh Sooyoung habis kan saja!” acuh Tiffany sambil nyengir dan mengeluarkan eye smile nya.

Taeyeon menghembuskan nafas nya sebentar, Lalu dia melihat arloji yang dipasang di tangan kanan nya. “Baiklah jika kalian tidak mau, Hem.. Sooyung pasti bisa makan pizza large ya? kan ada Yoona! haha”.

“Eonni!! tunggu!” ucap Jessica dan Tiffany bersamaan lalu turun ke bawah. Taeyeon yang melihat itu hanya tertawa.

“Ayolah!” ucap Taeyeon yang sedikit kesal menunggu Jessica dan Tiffany yang turun menggunakan tangga.

—-

“Toku hanarete ite mo

meo tojireba houra kokora wa so ba ni iru

All My Love is For You

Nothing left to lose

dare yori mo ai go

imi wo chikara oshiteru kara”  – Snsd all My Love is for you

Terdengar lantunan musik dari arah sebuah ruangan luas ber-cat kuning. Ruangan itu berada diantara kamar YoonYulSic (Yoona Yuri Jessica) dan kamar SeoTaeNy (Seohyun Tayeon Tiffany ).

Terlihat sebuah Yeoja yang sedang memainkan piano sambil menyanyikan lagu All My Love is For You. Yeoja itu memejamkan mata nya sambil menyanyi. Menguatkan pita suara dan memakai suara perut untuk bernyanyi.

“Mengapa dada ku menjadi sesak?” guman Yeoja itu sambil memegang dada nya dan memejamkan mata nya keras. Tiba-tiba sebuah air mata jatuh begitu saja di mata yeoja itu.

Yeoja itu pun membuka mata nya dan terlihat bingung. Dia segera mengusap air mata yang tiba-tiba jatuh begitu saja membasahi wajah nya. “Ada apa ini?” guman yeoja itu.

krek terdengar suara pintu terbuka. Dua orang yeoja terlihat di ambang pintu. Senyum terukir di bibir dua yeoja itu.

“Eonni sedang apa??” tanya salah satu yeoja itu memecah keheningan di antara luas nya ruangan itu.

“Aku sedang menyanyi dan memaikan piano” ucap yeoja itu yang bernama Taeyeon. Taeyeon pun menekan satu not. Dia lalu tersenyum ke arah dua yeoja yang masih berada di ambang pintu.

“Kenapa kalian masih disitu??” tanya Taeyeon sambil tersenyum. Kedua yeoja itu pun kaget dan langsung mendekat ke arah Taeyeon.

“Suara eonni sangat keras dan merdu” ucap Jessica sambil melihat pianio yang tadi di mainkan oleh Taeyeon. Dia pun memegang ujung piano sambil bersandar.

“Suara mu juga indah” ucap Taeyeon sambil tersenyum. Dia melihat ke arah dua Dongsaeng nya yaitu Jessica dan Tiffany.

“Eonni.. apakah eonni habis menangis?” tanya Tiffany sambil memiringkan kepala nya dan melihat ke arah mata Taeyeon. Terlihat mata nya sembab.

“Anio..” ucap Taeyeon cepat sambil tersenyum manis. Tapi senyuman itu seperti memaksa.

—❤ —

Sinar gelap menerawang Seoul, Korea Selatan. Bintang dan bulan mulai menjalan kan aksi nya sebagai penghias langit bumi, Malam sudah tiba. Seorang yeoja sedang duduk sambil mengusap jidat nya.

“Kau lelah?” tanya Namja yang tiba-tiba menghampirinya dan duduk di sebelah nya. Di tangan kanan dan kiri Namja itu terdapat dua minuman.  Namja itu tersenyum menatap Yeoja yang berada di samping nya itu.

Huft.. Sangat” ucap Yeoja itu sambil menghembuskan nafas panjang. Yeoja itu membalas senyuman Namja itu. Dia pun melihat tangan Namja itu yang sedang membawa dua minuman.

“Ini untuk mu.. my girlfriend” ucap Leetuk sambil menyodorkan minuman yang ada di tangan nya itu. Dia mengetahui maksud Taeyeon melihat tangan nya yang sedang memegang dua minuman.

Taeyeon pun langsung menunduk dan meminum minuman itu dengan cepat. Dia pun langsung mendongak lagi dan tersenyum kepada Namjachingu nya.

“Ah.. aku ke kamar mandi dulu Oppa” ucap Taeyeon sambil berdiri dan membetulkan celana putih pendek di atas paha putih nya itu. yup, SMEntertaiment baru saja mengadakan SMTown di London.

“Jangan lama-lama” ucap Leetuk sambil tersenyum dan memegang tangan Taeyeon. Entah mengapa, perasaan yang dirasakan nya sungguh tak mendukung nya.

Taeyeon baru saja berjalan lima langkah dari tempat duduk nya. grep, tiba-tiba ada yang memeluk nya dari belakang.

“Taeyeon, Neomu Boggosypo! aku sangat kangen pada mu! ayo kita segera menikah” Taeyeon bingung dan terdiam mendengar omongan Namja yang memeluk nya itu.

Leetuk, yang berada di belakang Taeyeon itu pun hanya terdiam. Mulut nya membisu melihat itu. Mata nya hanya mampu melihat kejadia pahit. Jantung nya sangat memburu.

“Lepas” tolak Taeyeon mentah-mentah. Rambut nya berantakan karena berusaha melepaskan pelukan itu. Taeyeon pun menghadap ke belakang dilihat nya Leetuk yang masih membeku.

Semua orang yang ada di Backstage itu juga ikut diam dan memperhatikan mereka bertiga.

“Mengapa semua begitu? aku dan Taeyeon sudah berhubungan” ucap Onew yang dengan santai nya berucap begitu. Dia memandang seluruh isi Backstage dengan tatapan bingung.

“Apa yang kau lakukan??” tanya Jessica bingung lalu mendekat ke arah Taeyeon yang masih membeku. Jessica pun memegang pundak Taeyeon.

“Aku? aku hanya melakukan tugas sebagai Namjachingu Taeyeon” ucap Onew memperkeras suara ‘Namjachingu’. Dia memperlihatkan muka seperti kemenangan.

“Ehm” ucap Leetuk memecah keheningan diantara seluas ruangan Backstage. Leetuk pun berdiri dan membenarkan jas nya. Dia pun segera berlari menjauh dari ruangan itu.

“Oppa” ucap Taeyeon sambil berusaha mengejar Leetuk, tapi tidak bisa. Bahkan tubuh nya sulit untuk ia gerakan.

“Onew! kau sudah gila?” tanya Yuri yang menghampiri Jessica dan taeyeon yang masih terdiam.

“Ayo sekarang kita pergi” tarik Yoona ke semua meber Snsd. Mereka pun langsung meninggalakan ruang Backstage yang masih hening akibat ulah Onew.

Taeyeon menatap jendela yang ada di pojok kamar nya itu. Sudah 3 tiga hari Taeyeon tidak mau makan. Dia hanya mencoba menelpon leetuk dan meng-sms Leetuk hapir 100 kali lebih dan isi nya hanya ‘Mianhae’. Dia juga sering menjatuhkan air mata.

“Eonni.. sampai kapan kau begini?” tanya Tiffany yang meneteskan air mata nya melihat keadaan Taeyeon yang seperti ini.

“…” Taeyeon hanya terdiam. Dia menatap ponsel nya sebentar. Ponsel yang berwalpaper dirinya dengan Leetuk sedang membentuk love sambil tersenyum.

“Jagalah dirimu baik-baik Eonni.. aku tak ingin kau sakit.. besok kita ada jadwal dengan.. Super.. Junior” ucap Tiffany pelan dengan menunduk. Rasa nya sedikit berat mengatakan kata ‘Super Junior’.

—❤ —

Kini Taeyeon dan Yoona sedang duduk di kursi dengan tenang. Taeyeon sudah sedikit tenang dan mencoba tersenyum atas bujukan member Snsd.

Taeyeon pun sedikit kaget melihat Leetuk berjalan di depan nya sambil mengandeng seseorang Yeoja dengan mesra, tapi Taeyeon tak menghiraukan nya. Dia pun mendekati Leetuk.

“Oppa, mianhae..” ucap Taeyeon sambil menunduk.

“Siapa kau mendekati Namjachingu ku?? Oppa.. apa kau kenal dia??” tanya seseorang Yeoja yang digandeng oleh Leetuk yang bernama Victoria.

“Dia? aku tak kenal! Yeoja munafik seperti dia untuk apa dikenal? sebaik nya kita pergi saja” ucap leetuk langsung menarik Victoria menjauh dari keberadaan Taeyeon yang masih membeku.

“Oppa” ucap Taeyeon lirih sambil mengeluarkan butiran-butiran air mata dari pupil mata nya. Dia pun menundukan kepala. ‘apa yang sebenarnya terjadi?’ ucap nya menutup mata nya.

“Eonni” panggil Yoona lirih memegang bahu Taeyeon lalu memeluk nya dari belakang.

“Eonni harus kuat! Eonni adalah Eonni Kim Taeyeon yang selalu ceria! bukan Kim Taeyeon yang seperti ini” ucap Yoona mempererat pelukan nya. Yoona menutup matanya sebentar.

Taeyeon masih saja diam dan menangis. “Eonni, jangan menangis.. demi aku.. Member Snsd lain.. dan demi.. Sone” ucap Yoona memegang tangan Taeyeon lembut.

Dia pun langsung berjalan menghadap Taeyeon. “Aku tau, Eonni pasti bisa” ucap Yoona meyakinkan.

“Yoona..” ucap Taeyeon sangat lirih dan menutup mata nya sejenak.

“Percayalah kepadaku” ucap Yoona sambil tersenyum.

—❤ —

Taeyeon berjalan di Lotte World sambil mencari ponsel yang ada di tas nya. Muka nya tertutupi oleh rambut emas nya. Dia berjalan sambil terus mencari ponsel nya.

bruk

Taeyeon tertabrak dengan seorang namja tinggi dengan rambut berwarna coklat. Taeyon langsung menunduk dan membungkukan badan.

“Mianhae” ucap Taeyeon sambil mendongak. Dia langsung kaget melihat Namja yang ia tabrak tadi. Dia berusaha berlari tapi tangan nya di genggam oleh Namja itu.

“Aku kangen padamu” ucap Namja itu sambil memeluk taeyeon. Taeyeon pun berusaha memberontak, tapi usaha nya sangat sia-sia. Tenaga Namja itu lebih kuat dari pada Taeyeon.

“Kau sudah gila!? kau ini bukan siapa-siapa ku lagi” ucap Taeyeon akhir nya berhenti memberontak. Dia berusaha mengumpulkan tenaga nya.

brak

Taeyeon langsung mendorong Onew lepas dari pelukan nya. Onew pun jatuh kelantai.

“Jangan sekali-kali kau berbuat yang macam-macam dengan ku!” ucap taeyeon langsung berlari pergi. Dia malu dan takut atas kejadian tadi. Dia takut Sone akan salah paham, dan dia malu untuk di bully Shawol karena mendorong Onew.

Taeyeon pun duduk di sebuah kursi yang berbentuk Love dan bantal lingkaran berwana ungu. Dulu, tempat duduk itu adalah tempat duduk Favorit nya dengan Leetuk.

Tapi, sekarang sudah berubah. Taeyeon sendiri dan menyendiri, terdiam akan kenangan indah nya di Lotte World. Melukai hati nya sendiri akan kenangan masa lalu yang begitu meyenangkan.

“Andai kita bisa bersama lagi” ucap Taeyeon memejamkan mata nya. Dia membuka mata lagi. Buliran air mata jatuh di pelupuk mata nya. Dia hanya menggenggam kaos nya erat sambil berusaha tak menangis.

“Eonni jangan menangis” ucap seorang yeoja kecil cantik dengan wajah putih. Rambut yeoja kecil itu sebahu. Dia memakai pita di ujung rambut nya. terlihat yeoja kecil itu mengusap pipi Taeyeon.

“Aku tak menangis. Gumawo anak manis.. siapa namamu?” tanya Taeyeon lembut sambil membelai pelan rambut yeoja kecil itu sambil tersenyum manis.

“Aku.. Jung Kara.. Nama ku Kara.. aku kehilangan eomma ku” ucap Yeoja itu sambil menunduk. “Aku berusaha mencari eomma ku.. Lalu kulihat eonni.. kata eomma ku, jika ada seorang yeoja menangis.. itu membutuhkan kasih sayang.. maka aku menghibur eonni”.

“Kau sangat baik Kara.. mari kita mencari eomma mu” ucap Taeyeon mulai berjongkok di depan Kara dan mencubit pipi yeoja kecil itu. Taeyeon pun berdiri dan menggenggam erat tangan Yeoja kecil itu.

Mereka pun berkeliling Lotte World sambil mencari eomma Kara. Sesekali mereka memainkan wahana di Lotte World atau membeli makanan. Taeyeon tersenyum manis melihat Kara tersenyum sambil memakan lolipop yang dibelikan Taeyeon.

“Eomma! itu eomma ku!” ucap kara sambil menunjuk ke arah sebuah yeoja paruh baya yang terlihat kawatir dan sedang memegang ponsel nya.

Kara pun langsung berlari melepas genggaman tangan Taeyeon dan langsung memeluk Eomma nya. Taeyeon hanya tersenyum melihat keadaan itu.

“Eomma! tadi aku dibantu oleh Eonni ini” ucap Kara sambil mendekat ke arah Taeyeon sambil memegang ujung kaos taeyeon sambil tersenyum manis.

“Ah.. Ghansamhamida!! aku sangat berhormat pada mu.. eh bukan kah kau Taeyeon Snsd??” tanya yeoja paruh baya itu sambil terlihat bingung. Wajah yeoja paruh baya itu terlihat muda.

“Ah.. ne.. aku taeyeon, Kim Taeyeon” ucap taeyeon sambil membungkuk dan tersenyum manis. dia lalu kembali menatap Kara yang sedang tersenyum ke arah nya.

“Bolehkah aku meminta foto? aku sangat suka dengan mu” ucap Yeoja paruh baya itu sambil tersenyum ke arah Taeyeon dan Kara.

“Tentu, dengan senang hati” ucap Taeyeon sambil tersenyum manis. Dia pun mendekat ke arah Yeoja paruh baya itu dan menggandeng yeoja paruh baya itu. Yeoja paruh baya itu pun menyuruh salah satu pelayan memfoto nya.

ceklek

Bunyi kamera itu pun terdengar. Taeyeon pun akhir nya tersenyum dan melepaskan genggaman dari Yeoja paruh baya itu.

“Gumawo atas semua nya.. apakah aku perlu membayar ini semua??” tanya yeoja paruh baya itu mencari dompet yang ada di tas nya.

“Ah.. Anio.. aku sangat senang bisa bertemu salah satu fans ku.. aku permisi.. anyong” ucap Taeyeon langsung pergi sambil menunduk. dia pun membenarkan poni nya ke samping.

Taeyeon pun duduk di sebuah kursi. Kursi panjang di dekat sebuah cafe outdoor. Taeyeon hanya tersenyum melihat sekeliling. Dia lalu menyalakan VN (Voice Note). Itu memang hobi nya jika dia mampir ke Lotte World.

Deg

Saat baru menyalakan VN, Taeyeon pun kaget mendengar omongan kursi yang pas di belakang nya. Dia tidak mau melihat karena dia sudah tau, siapa yang berbicara di situ.

“Oppa, sampai kapan kita begini? kau dekat dengan Taeyeon aku dengan Leetuk? aku bosan!”

“Aku juga sedang memikirkan! kau tau? aku sedang taruhan dengan Kangin, jika kita bisa mendapatkan yeoja manis di SNSD kita menang taruhan!”

“Tapi oppa.. aku lelah seperti ini”

“Gampang saja.. jika aku sudah bisa menaklukan hati Taeyeon, aku tinggal pergi, dan kau juga harus begitu terhadap Leetuk! arra?”

“Arraseo!”

Taeyeon terdiam mengatakan itu. Dia pun langsung memberhentikan VN yang tadi di rekam nya. Dia berlari menjauh dari tempat duduk itu. Sekarang, tujuan nya adalah ke dorm Super junior. Dia ingin memberitau bahwa dia dan Leetuk hanya dipakai sebagai mainan.

klek

Terdengar pintu terbuka. Seorang Namja tinggi berparas, memakai topi dan berwajah tampan membukakan pintu untuk Taeyeon. Namja itu langsung tersenyum melihat Taeyeon juga ikut tersenyum.

“Ah, Taeyeon-ssi.. sedang apa kemari?” tanya Namja yang bernama Siwon itu. Siwon lalu menampakan wajah bingung. dia hanya melihat Taeyeon sendiri, Karena biasa nya member snsd ke sini berbarengan.

“Aku mencari Leetuk, dia ada?” tanya Taeyeon sambil tersenyum . Dia juga agak bingung melihat tatapan siwon yang terlihat bingung.

“Ah, ada.. masuk lah.. dorm kami sedang sepi” ucap Siwon mempersilahkan Taeyeon masuk. Taeyeon pun tersenyum lembut ke arah Siwon dan mencopot sepatu nya.

“ini kamar Leetuk.. masuk lah” ucap Siwon sambil menunjuk pintu kamar Leetuk. Taeyeon hanya memandangi kamar Leetuk sebentar lalu tersneyum, dia pun membuka pintu kamar Leetuk.

ceklek

Kamar itu pun terlihat, akibat ulah Yeoja tadi yang membuka pintu kamar dengan pelan tapi pasti (?). Yeoja itu terdiam melihat Namja yang sedang tidur-tiduran.

“Oppa..” panggil Taeyeon lirih sambil menunduk. dia tau, walau Leetuk membelakanginya, Leetuk tak tidur, karena Leetuk sedikit kaget mendengar suara Taeyeon.

Karena tak mendapat reaksi apapun dari Leetuk. akhir nya Taeyeon pun berbicara. “Mianhae” ucap Taeyeon lagi.

“Untuk apa kau kemari?? aku tak mengenal mu?  kau itu yeoja muna..” ucap Leetuk seakan terhenti mendengar rekaman yang di bunyikan oleh Tayeon. Leetuk seakan membeku mendengar perkataan itu.

“Jika kau tak percaya, itu terserah.. aku akan pergi. Annyong” ucap Taeyeon langsung mematikan VN itu ketika sudah selesai. Taeyeon pun segera pergi dan menjauh dari dorm itu.

— ❤ — (5 Days Leater.. #kecepetan #authormuncul #ganggu *digampar readers)

Terlihat seorang Yeoja sedang terdiam memandang langit berwarna biru gelap. dengan rasi bintang menyinari. Yeoja itu kemudian tersenyum manis.

“Aku sudah tau penyakit ku..” ucap yeoja itu sambil tersenyum dan mengeluarkan buliran air mata. Yeoja itu seakan tau hidup nya sampai kapan.

“Taeyeon Eonni..” panggil seorang yeoja dari balik pintu. Yeoja itu langsung berlari ke arah Taeyeon sambil memeluk nya dari belakang.  Tangis kedua itu di saksikan oleh cahaya bintang dan bulan yang menerawang bumi.

“Eonni harus kuat.. eonni tak mungkin pergi.. eonni tak dengar? jika.. ada pendonor darah yang bisa mendonorkan darah untuk eonni, pasti eonni sembuh!” ucap Seohyun sambil menangis di pelukan Taeyeon. Dia yakin akan menemukan pendoror darah untuk Taeyeon.

“Sudah lah.. ikutilah takdir ini.. Diantara semua member Snsd.. tak ada yang sama dengan ku.. biarkan aku pergi” ucap Taeyeon sambil mengelus rambut dongsaeng nya lembut. Taeyeon mencoba tersenyum semanis mungkin.

“Tapi eonni, Leetuk oppa bisa mendonorkan darah nya untuk eonni” ucap Seohyun sambil memeluk erat Taeyeon.

“Itu mustahil.. aku sudah.. tidak berhubungan dengan nya lagi” ucap Taeyeon sambil menunduk dan menangis. Seohyun pun melepaskan pelukan nya. Seohyun pun berlari pergi.

“Ak.. aku akan mendonorkan darah ku untuk mu” ucap seseorang Namja tinggi putih  dan tampan. Taeyeon serasa membeku mendengar uncapan itu. Ucapan yang ditunggu-tunggu nya dari dulu.

“Oppa” ucap Taeyeon lirih. Kini mata air nya membanjiri seluruh wajah nya. Tangis, sedih yang ia rasakan. Namun, dalam hati nya yang paling dalam ada rasa menyatu dan bahagia.

“Mianhae.. aku salah paham.. aku mengerti semua” hangat,

itu yang sekarang Taeyeon rasakan. Dia seperti yeoja yang terlihat bodoh. Dia merasakan hawa yang diimpikan nya.

“Percayalah pada ku.. bahwa.. kita selalu bersama.. penyakit mu akan hilang.. jika.. kita bersama..” Ucap Namja itu spontan membuat Taeyeon berhasil membalas pelukan nya. Tangis Taeyeon meledak di bahu Namja itu.

“Oppa.. Jeongmal Mianhaeyo.. mianhae..” ucap Taeyeon lirih sambil mengusap pipi yang basah itu. Dia tah henti nya menangis di bahu Namja nya itu.

“Kita akan selalu bersama” ucap Leetuk mengerat kan pelukan sambil mengusap-usap kan rambut Taeyeon sambil ikut mengeluarkan air mata.

—❤ — ( Five Thousand Leater (lagi-lagi di tambah-tambahin) #biar seru)

cinta adalah cahaya
cahaya yg menyinari dunia,hal itu ada di sekitarku
kaulah yg menopangku
saat aku gemetar dalam kereta ini
kini,lebih mudah untuk tersenyum
meskipun jika dunia berakhir,aku masih bisa melihat senyummu,aku akan

memilikimu selamanya
aku sudah memutuskannya
meskipun jika aku pergi cukup pejamkan mata dan aku akan ada dalam hatimu
seluruh cintaku untuk dirimu
tidak ada yg tersisa

Yeoja kecil itu menghampiri sekumpulan Yeoja-yeoja yang tengah berbincang sambil bercanda gurau.

“Eomma.. Appa tidak mau menemaniku bermain” ucap Yeoja kecil itu sambil memanyunkan bibir nya. Eomma nya hanya tersneyum manis ke buah hati nya itu.

“Wah!  Taekim imut sekali” ucap Yoona mencubit pipi Taekim senang. Dia tersenyum sesekali tertawa melihat kelucuan Taekim.

“Anak mu sangat tampan Eonni.. berikan padaku” ucap Sooyoung sambil menggendong Taekim ke arah Paha Sooyoung.

Semua pun tertawa melihat keadaan yang sekarang ini. Keadaan yang sangat membahagiakan.. Dimana Taeyeon sudah menghasil kan anak yang sangat tampan.

anak yang mereka hasilkan dengan cinta yang rumit. Anak yang mereka hasilkan dengan perjuangan yang menyedihkan. Pertarungan memang hampir memakan jiwa Taeyeon. Tapi, dengan keadaan cinta mereka berdua.. Mereka akan selalu ada di sisi Taekim.

Note Taeyeon: Terima kasih Tuhan atas semua ini

Ku harap.. Aku sudah mengerti arti sebuah perjuangan ini.

Aku tak tau nanti nya akan bagaimana.

Tapi, aku percaya.. Kau akan membahagiakan ku., dan memberikan ku perjuangan hebat.

Cinta..

Cinta memang tak semestinya memiliki.

Walau keadaan yang kita terima sangat perih..

Namun,takdir memang yang menentukan..

Kita hanya bisa melakukan dan berjuang..

Berjuang untuk selama nya untuk harga diri, untuk sebuah jiwa yang memang kita hargai.

Dengan berkorban, akan mendapat kan hasil. Dan kudapat kan hasil itu.

Seorang Suami tampan dan Namja kecil yang tampan.

Ku Bahagia atas itu..

Kenangan yang selalu ada.. dan selalu ku ingat..

Kenangan.. yang di saksikan oleh ribuan bintang, sebuah bulan dan sebuah matahari.

Kenangan.. yang aku dan kau jalani selama ini.. tak kan terlupakan..

Kau.. dan aku.. dan seorang Namja kecil kita.. akan melewati semua.. dengan bahagia.. ku janji..

Ku pertaruhkan kalian dengan hatiku..

We Are Always There

And, my heart There for you

Kim Taeyeon

END

Gimana? author nangis nih baca ini😦 Haha *Semangat Author*

butuh penjelasan lagi nih🙂 Soal nya ini FF TaeTuk pertama author.. jadi author gak begitu dong masalah TaeTuk atau musuh nya siapa..

Hehe (Niat gak sih buat thor? *niat lah*)

Author berdoa semoga para readers suka sama FF ini🙂 semoga suka ne😉

Hope You Like it..

Jangan lupa comment nya lho -_-